Categories
Parenting

Rahasia Umum Mencerdaskan Si Kecil

Rahasia 5: Hargai usahanya. Penelitian menunjukkan, anak-anak yang bekerja lebih keras dan berprestasi lebih baik di sekolah adalah anakanak yang orangtuanya lebih menghargai usaha atau bukan semata-mata kepintaran me reka. Jadi, daripada mengatakan, “Anak Ma ma pintar,” baiknya Mama menyampaikan kalimat se perti, “Wow, kamu pasti sudah berusaha dengan keras, ya.” Fokusnya adalah pada upaya membuat karya ketimbang hasil itu sendiri.

Baca juga : Tes Toefl Jakarta

Hal itu akan membantu anak Mama mengasosiasikan kerja keras dengan ke suksesan. Mama pasti akan memetik buah dari metode seperti itu, ujar Tracy Cutchlow, karena kala anak-anak semakin besar, mere ka akan memiliki apa yang disebut “pola pikir pertumbuhan” (keyakinan bahwa mereka bisa melakukan lebih jika mereka berani mencoba) bukan “pola pikir tetap” (keyakinan bahwa apa yang bisa mereka la kukan sudah ditentukan oleh kemampuan dasar atau IQ).

“Hasil penelitian yang dilakukan lebih dari 30 tahun menunjukkan anakanak yang di besarkan di dalam rumah yang menganut pola pikir pertumbuhan secara konsisten mengalahkan teman -teman sebaya mereka yang punya pola pikir tetap dalam pencapaian akademik ,” sambung Tracy. Anak-anak dengan pola pikir pertumbuhan cende rung punya sikap yang le bih menye garkan saat menghadapi kegagal an. Mereka tidak merenungkan kesalah an mereka. Mereka ha nya memahami kesalahan sebagai masalah untuk dita ngani, dan kemudian kembali bekerja untuk mengatasinya.

Rahasia 6: Gunakan telunjuk Mama. Saat berumur sembilan bulan, anak-anak mulai bisa mengikuti arah jari-jari Mama untuk mencari tahu apa yang te ngah Mama tunjuk, ujar Ross Flom. Penelitian menunjukkan, anak-anak akan bisa mempelajari bahasa dengan lebih cepat jika Mama menggunakan telunjuk Mama untuk menunjuk benda-benda—mi salnya, mobil—sam bil mengucapkan nama benda tersebut .

Melakukan inter aksi bersama semacam itu disebut “pemusatan per hatian ber sama”. Ar tinya, si kecil punya kemampuan untuk ber komunikasi kepada Mama perihal sesuatu (dan seseorang) di luar ia dan Mama. Sekalinya si kecil punya kemampuan ini, ujar Ross lagi, komunikasi antara Mama dan si kecil akan semakin canggih. Agar otaknya bisa semakin terangsang, ajak anak jalan jalan ke kebun binatang. Di sana, Mama dan si kecil bisa sama-sama memusatkan perhatian ke salah satu binatang, contohnya jerapah. “Tunjuk objeknya, bicarakan objek tersebut, dan deskripsikan,” ujar Ross lagi. Dengan cara ini, Mama sudah membantu mendorong perkembangan sosial, kognitif, serta bahasa anak. D emikian enam rahasia membesarkan balita cerdas.

Sumber : pascal-edu.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *