Categories
Berita

Proyek Dadakan Satelit Pertahanan Bag12

Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis TNI Soleman B. Ponto menilai pengadaan satelit militer itu tidak perlu. Sebab, selama ini, komunikasi TNI di lapangan lebih efektif menggunakan radio dengan frekuensi tinggi. Dia menganggap keputusan menyewa satelit selama ini sudah benar. ”Sebaiknya anggaran pembelian satelit itu untuk belanja alat utama sistem persenjataan yang lain,” ujarnya.

Satelit Mahal di Slot 123

KEMENTERIAN Pertahanan berencana meluncurkan satelit komunikasi militer pada 2019. Dewan Perwakilan Rakyat mempersoalkan anggaran yang diusulkan, yang dianggap terlalu mahal dan belum detail alokasinya. Semakin janggal karena, saat anggaran belum disepakati, Kementerian Pertahanan sudah menunjuk konsorsium Eropa, Airbus Defence and Space, sebagai rekanan yang memproduksi satelit tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *