Categories
Rumah

Gerombolan Pemuda Penggerak Kota

Terkait oleh jalinan pertemanan bervisi serupa, para pemuda ini ikut berkontribusi aktif dalam perkembangan masyarakat urban, khususnya di kota Bandung. Mereka menjuluki diri dengan nama House The House. Siang itu, udara di kota Bandung sedang panas- panasnya. Gerah. Wajar saja. Jarum jam sudah menunjuk ke arah angka satu.

Baca juga : Jual Genset Semarang

Namun, anehnya, tawa renyah tetap terdengar riuh dari sudut kompleks rumah toko (ruko) bertajuk Setrasari Mall ini. Keriangan itu berasal dari kumpulan pemuda berlogat Sunda yang tengah bersenda gurau di depan bangunan ruko berfasad kayu. Jangan salah kira. Gerombolan pemuda itu tak sedang asal nongkrong belaka.

Beragam ide cerdas dan kreatif mengalir deras dari senda gurau tersebut. Bahkan, berbagai hasil diskusi pun telah diwujudkan dalam kehidupan nyata. Berbagai perhelatan kota, seperti Keuken, Braga Culinary Night, dan Cikapundung River Cinema, menjadi perwujudan portofolio mereka. Ya.

Perlahan namun pasti, House The House (HTH) seakan menjadi ikon baru bagi Bandung, kota yang dikenal melahirkan jiwa-jiwa kreatif. Lantas, apakah yang melandasi lahirnya karya-karya mereka, meskipun dari segi usia, mereka masih terbilang belia? Inilah hasil perbincangan dengan para pemuda kreatif tersebut dalam uraian berikut.

Adakah cerita di balik berdirinya HTH?

Awalnya, kami berasal dari jurusan perkuliahan dan kampus yang berbeda, mulai dari desain, arsitektur hingga informatika. Masing-masing dari kami memiliki media idealis sesuai bidang kami, yaitu Orders, yang membahas ranah arsitektural; Fold, yang mengusung tema desain produk; dan Bandung Affairs, yang membahas kota dan kultur. Berkat jaringan pertemanan, kami berniat menyatukan mediamedia ini dalam satu wadah besar. Hasilnya adalah badan jasa bernama House The House. Wacana ini kami lontarkan sejak akhir tahun 2010. Namun, baru terwujud pada tanggal 24 Februari 2011.

Apa saja yang menjadi ranah pekerjaan HTH? Kami terbagi atas 3 divisi pekerjaan, yaitu Built Environment, mengerjakan desain-desain arsitektural, interior, lanskap dan landmark; Branding and Identity, mengerjakan materi promosi secara grafs; dan Cultural Strategy, yang mengerjakan kegiatan-kegiatan kota, baik secara festival ataupun edukasi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *