Categories
Rumah

Gerombolan Pemuda Penggerak Kota Bagian 2

Kenapa pekerjaan HTH merambah ke arah perhelatan kota, mengingat sebagian besar dari Anda berasal dari latar belakang pendidikan desain dan arsitektur? Dalam dunia arsitektur, sebuah rumah yang baik terbentuk oleh 50% peranan arsitek atau desainer. Sisanya, 50% itu dibentuk oleh pengisi “ruang”. Nah, untuk mengubah sebuah lingkungan menjadi lebih baik, kami juga harus memikirkan kebiasaan sang pengisi pengguna lingkungan. Alhasil, regenerasi ruang menjadi salah satu visi dan misi kami.

Baca juga : Jual Genset Makassar

Salah satu strategi regenerasi lingkungan dan ruang yang baik adalah melalui perhelatan kota. Kami ingin mengajarkan masyarakat, bahwa cara menghidupkan kota adalah dengan menikmati ruang publik secara menyeluruh. Menurut kami, semua masalah sosial bisa cair di ruang publik. Yang penting, ruang publiknya nyaman digunakan. Salah satu perhelatan akbar hasil karya HTH adalah Keuken.

Bagaimana bisa tercetus ide untuk membuat acara semacam itu? Kami sadar, bahwa satu hal yang bisa membuat orang tetap menikmati ruang publik dalam waktu lama adalah kuliner. Lahirlah Keuken, acara kuliner berkonsep akrab dan bertema urban—ada booth kuliner berdesain apik, panggung musik, dan panggung memasak. Tempatnya pun cenderung menyebar dari tahun ke tahun, agar aktivitas kota merata.

Alhasil, dari kali keempat kami mengadakan Keuken, acara yang terakhir meraup pengunjung hingga 12.000 orang, lho! Padahal, kami hanya menggunakan sistem promosi via media sosial untuk meraih angka pengunjung sebesar itu.

Apakah kegiatan inisiatif seperti Keuken dan Braga Culinary Night memberi dampak positif bagi divisidivisi lainnya? Tentu saja. Setidaknya, masyarakat jadi lebih mengenal nama kami, meskipun banyak yang salah mengartikan kami sebagai event organizer. Padahal, sebenarnya perhelatan inisiatif seperti itu adalah pameran karya kami. Portofolio kami. Alhasil, proyek pun mengalir deras ke seluruh penjuru divisi, sejak acara-acara ini berlangsung.

Apakah arti sebuah “ruang” bagi HTH? Menurut kami, ruang terbentuk oleh kebiasaan pengisinya sendiri. Ruang akan menjadi hidup karena ada aktivitas di dalamnya. Desain ruang yang baik, tentulah ruang yang dapat mengarahkan dan memperbaiki aktivitas penghuninya, tak hanya indah dipandang secara visual saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *